mian uda lama  ngepost…. hehehe ada yg protes mnt lanjutanny. gomawo da visit ^^

 

 

 

Author: Rahmafi3 (501island)

Casts: Kim Hyung Jun (ss501)

Kim Han Seul (Utami nurhapsari)

Heo Young Saeng (ss501)

Park Jung Min (ss501)

 

501island.wordpress.com/kimhyungjunss501cute

(Baby my all) I Need U

(jal hae julke) I Love you  /(I will treat you well) I love U

(da hae julke)nae jeonbu reul julke/(Give you everything)I will give you everything of mine

(Baby my all) I Love you

nae yeope isseumyeon na julke nae jeonbu reul julke/If you stay by me, I will give you, give you everything of mine

neoreul wonhaneun naya meonjeo bon naya (I who wants you, I who sees you first),No one can take you away from me

geu nugudo neol naegeseo ppaeasa gal sun eopseo (You are my dream, you who came by my side),No one can take you away from me

enam hari sebelum hari tunanganku. Aku mendapati pacarku sedang berduaan dengan hyungku. Mungkin hatiku terasa sedih. Tapi aku tidak mempunyai nyali yang cukup untuk menegur mereka berdua.

Apa yang harus kulakukan?

Kenapa ujian hidup kali ini begitu berat. Eommona!!

Aku masih berada di depan café, seperti sebelumnya. Memegang jantungku erat-erat. Berfikir beribu kali untuk masuk dan menegur mereka. Tapi aku tidak cukup kuat. Hal itu hanya akan merusak persahabatanku dengan hyungku dan merusak hubunganku dengan hanseul.

Aku hanya tertunduk lemas. Orang-orang yang lewat menunduk untuk melihat wajahku, memastikan aku menangis atau tidak. Tapi mereka tidak bias melihat wajahku. Aku benar-benar menutupnya.

Tidak akan ada yang tahu.

aku berjalan pelan menuju mobilku. Yang asal aku parkirkan dijalanan. Aku mengendarainya pulang.

Dan setelah kusadari aku tidak mengendarainya pulang kerumahku. Tapi kerumah jungmin.

Kuharap jungmin tidak keluar dari rumahnya dan melihatku ada disini. Aku pusing. Benar-benar galau. Entah apa yang kupikirkan,aku saja tidak tahu.

Aku memutar mobilku keluar dari rumah jungmin. Masih setengah aku memutar mobilku. Seseorang keluar dari rumah jungmin.

ss501 member

Panjang umur sekali si Mal itu. Dia keluar dari rumahnya setelah menghidupkan lampu teras. Dia memandangi mobilku dari jauh. Aku yakin dia bingung setelah melihat plat mobil ini memang punyaku.

Aku berhenti sebentar. Berfikir. Kalau aku langsung pergi, pasti dia akan benar-benar merasa heran. Aku juga tidak mungkin bilang sekalian lewat untuk pulang kerumahku, jalan rumah kami benar-benar berbeda.

Jungmin menghampiri mobilku. Dia mengetuknya tiga kali. Aku membukakan jendela. Setelah mengusap air mataku.

”ya! Kenapa kau kerumahku malam-malam.” katanya heran. Aku hanya memasang senyuman tolol.

”kekeke, aku hanya mau mengucapkan selamat tidur pada mu, Mal.” kataku mengejeknya sehingga membuatnya sedikit kesal. ”aishhh… pergi sana.” usirnya padaku.

Aku memutar mobilku, dan jungmin melaimbaikan tangannya.

………………………………………………………………………………………………………………………………

naya neol neukkineun naya (I, I who feels you)

naya neol akkineun naya (I, I who cherishes you)

naya neo bakke eopseo (I, have no one besides you)

neoya nae shimjangeun neoya (You, you are my heart)

neoya nae gaseumeun neoya (You, you are my mind)

eonjena nan neo ppuniya (Whenever it is, I only have you)

Aku terbangun dari kamarku, kamar yang sama. Masih sama. Dengan perasaan yang menyedihkan. Aku bahkan tidak mau keadaan ini. Aku benar-benar belum pernah membayangkannya sebelumnya.

Aku duduk. Menekuk kedua kakiku dan memeluknya erat. Berusaha mengikat tubuhku yang tinggal puing ini tidak berserakan kemana-mana.

Hatiku hancur, untuk pertama kalinya. Tidak ada yang bisa kulakukan.

Apakah selama ini dia sebagai yeojachinguku hanya kedok untuk mendekati hyungku? Aku benar-benar tidak tahu.

Parahnya sekarang aku kesepian. Kibum sedang tidak ada di rumah. Dia sedang comeback stage. Sementara ibuku sedang keluar kota.

Aku mulai menulis message di homepage ku.

~ apa ada yang mau berbicara denganku~

Tulisku dan menghapusnya.

~hai apa kabar semuanya ! ^^~

Tulisku lagi dan menghapusnya lagi.

~hari ini rasanya aku ingin menangis seharian~

Aku mulai menulisnya dengan mata berkaca. Dan tentu saja ku hapus. Dan segera mandi.

………………………………………………………………………………………………………………………………

*3 hari kemudian

Aku berjalan pelan masuk ke kantor DSP. Kemudian berlari ketika melihat hyunjung hyung di depanku.

”Hyung!” sapaku. Dan disambut dengan tatapan kosong hyunjug hyung. Suara nafasku yang ceat membuatnya bingung. ”kenapa kau berlari?” tanyanya. ”untuk mengejarmu, jadi?” kami mengobrol sambil berjalan. Aku menyamakan langkahku dengan kecepatan jalan hyunjung hyung.

Jungmin, Kyu, dan youngsaeng hyung sudah sampai duluan. Aku berbarengan dengan hyunjung hyung karena aku terlambat sama sepertinya. Tentu saja dia tidak akan marah karena dia terlambat juga.

Kami disambut dengan tatapan kebencian min. Kekeke.

Latihan berjalan sukses.

Sampai akhirnya hanseul datang. Youngsaeng hyung tersenyum padanya. Dan hanseul membalas senyumannya. Bagus, itu cukup untuk membuatku senewen.

Hari ini tampaknya hanseul datang tidak untuk mencariku. Mungkin dia ada perlu dengan youngsaeng hyung. Karena baru datang yang dia sapa duluan youngsaeng hyung. ”annyeong, oppa!” katanya dengan wajah gembira.

Jungmin menyadarinya. ”kenapa kau menyapa youngsaeng? Bukankah bisanya jun? Kau pacarnya kan?” tanyanya lagi. Dan aku menyembunyikan diriku diantara hyung dancer. Aku malas melihat wajah hanseul sekarang.

”hmm.. itu karena..” ku dengar hanseul sepertinya sedang mencari-cari alasan. ”aku melihat youngsaeng oppa lebih dulu.” sambungnya.

Jungmin hanya menyorotkan mimik tidak percaya. Jungmin sangat peka dengan kebohongan. ”hmm.. oppa dimana jun oppa?” tannya hanseul pada jungmin. Aku tidak tahu kenapa jungmin tidak menjawabnya.

”Jun Oppa!” seru hanseul ketika melihatku hendak melarikan diri dari ruang latihan. Menghindarinya.

”oppa.” desahnya ketika aku semakin jauh.

Tanpa pikir panjang, aku langsung berlari keparkiran menuju mobilku. Tidak kusadari ternyata hanseul mengejarku dari belakang.

”oppa!” katanya mengejutkanku. Dia sudah memegang tanganku. Kami berdua sudah di depan mobilku.

”oppa kenapa akhir-akhir ini selalu lari dariku?” katanya mempertanyakan hal yang benar. Dan yang hanya bisa kulakukan adalah tidak melihatnya. Aku terus memandang langit-langit menahan tangis. Kemudian menghempas tangan hanseul, dan buru-buru naik ke dalam mobil. Dan pergi meninggalkannya.

(Baby my all) I Need U

(jal hae julke) I Love you  /(I will treat you well) I love U

(da hae julke)nae jeonbu reul julke/(Give you everything)I will give you everything of mine

*to be continued

Advertisements

About 501island

Hi, There! Just visit this fansite^^ fanfiction, news, and others.. let's play around

3 responses »

  1. 501island says:

    hohoho… akhirny nge post juga 🙂
    kekeke uda absen seminggu
    gara-gara ujian. hik-hiks 😦
    dapat nilai merah (cuma tiga) tetep mengesalkan…

    mian buat chingu mal eonni ku!! kekeke 🙂

  2. nomie says:

    CepAAAATTTTTTTTT lanjutkan!!!!!!!!!!! jgn bikin stres!!!!! AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s