Author: Rahmafi3

Casts: Park Jung min (ss501)

Kim kyu jong (ss501)

Kim hyun jung (ss501)

Kim hyung jun (ss501)

Main Casts: Heo Young Saeng (ss501)

Length: Chaptered

Genre: romance

 

 

~annyeong readers.. FF ini adalah FF pertamaku!! sebelum membuat FF lainnya tentunya. sebenernya da pernah di post di WP yang lain sih, buat yang uda prnh baca. berhubung saya lagi nostalgia, kekeke.. main cast saengi again! hehehe.. baca sambil denger lagu SS501 ‘Again’ biar feelnya dapet..

*WARNING: BUAT SILENT READERS AND PLAGIATORS GO AWAY!! komenlah.. 3 kata aja udah nyenengin author loh kekeke^^

***

 

 

 

ss501 heo young saeng prince otter member

 

 

……………….. POV

 

Aku tertidur, dan hanya satu hal yang dapat aku ingat, hari bersalju adalah hari kematianku. Pada zaman peperangan yang dilanda kelaparan dan penyakit mewabah. Aku terlelap di rumah tua untuk selamanya, tanpa dihiraukan orang. Mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri.

Gelap…

Kegelapan…

Entah mengapa mataku menangkap secercah cahaya.

Jz…jz…jz…

Telingaku sakit, suara apa ini? Aku membuka mata dan melihat, sebuah kereta api tepat beberapa inci dari kakiku, dengan cepat kuberdiri. disini ada banyak orang, pakaian mereka semua sedikit aneh, aku memperhatikan tangan mereka. Ada suatu benda bundar disana, berdetak. Benda apa itu? Aku belum pernah melihatnya.

Aku berjalan ke kerumunan orang. “Maaf, permisi.”, kataku membukakan jalan untukku. Ada 5 orang yang berjalan beriringan dan menabrakku, “Pelan-pelan sedikit!”, aku menggerutu dan berusaha mengucapkannya sekuat mungkin kepada 5 orang tadi, tampaknya aku tidak dihiraukan. Bagus… =_=  Salah seorang diantara mereka masih sibuk mengoceh.

Mungkin kalau aku berjalan di sekitar sini aku bisa ingat tempat apa ini.

Haaaahhh… berjam-jam aku sudah berputar-putar disini. Tempat ini memang stasiun. Tapi aku tidak pernah melihat tempat ini sekalipun.

Salju turun lagi, semua orang disini memakai baju setebal mungkin, agar tetap hangat. Kupikir-pikir aku tidak memakai jaket tebal, aku hanya memakai baju panjang terusan putih. Bukankah seharusnya aku bisa membeku, karena kedinginan (sedikit berlebihan). Tapi aku tidak merasakannya sama sekali, seperti… mati rasa.

Aku melihat jadwal keberangkatan, tinggal satu kereta lagi yang tersisa, sebentar lagi tiba.

Bukannya itu keretanya? Aku harus cepat.

Greek..

Fiuuuh… Aku sudah masuk ke dalam kereta. Tunggu sebentar, aku mau kemana?

Kereta ini sepi, apa karena ini kereta terakhir untuk hari ini? Aku duduk dekat pintu. Hanya ada tiga orang di kereta ini. Ada seorang laki-laki duduk di depanku, mengetik sebuah benda aneh, benda itu juga bersinar. Sepertinya aku pernah melihatnya. Oh ya, salah seorang yang menabrakku tadi sore.

Dia turun dari kereta, kuikuti saja, aku penasaran. Aku berjalan mengikutinya, jejak kakinya sangat jelas di atas salju. Rumah-rumah disini rapat-rapat. Ia memasuki sebuah rumah, membuka pagar.

Mengambil kunci rumah, dan membuka pintu. dia menghidupkan lampu. Boleh aku masuk? Dia membaca note yang ada di atas meja. Apa isinya? Aku tidak sempat membacanya.

Dia langsung naik ke lantai atas, dan masuk ke dalam kamar, aku masih mengikutinya, ia setengah duduk di tempat tidur dan membaca buku. Tampaknya wilayah ini privasi, jadi kuputuskan untuk pergi. Aku membuka pintu dan pergi.

 

……………… POV end

 

 

 

Heo Young Saeng POV

 

Hari ini aku dan member SS501 lainnya (Kim Hyun Joong, Kim Kyu Jong, Park Jung Min, dan Kim Hyung Jun) selesai latihan dan langsung pulang. Kami semua pergi ke stasiun kereta. Seperti biasa Jung Min (talk the most) sibuk dengan ocehannya. Menyenangkan berada bersama mereka. Aku tersenyum. Musim dingin. Kami berlima memakai jaket, tepatnya mantel tebal.

Aku menunggu kereta, satu per satu dari kami pulang. Sekarang, tinggal aku sendirian menunggu kereta. Itu dia keretanya, aku masuk menaiki kereta. Aku sedang sms-an dengan Siwon, berhubung Suju bakal comeback tahun depan (2010). Aku tersenyum saat mendengar candaan Siwon tentang beberapa temannya. Aku sedikit merinding, seperti ada yang memperhatikanku. Hmm… mungkin sedikit paranoid karena kelelahan latihan tadi. Kami (ss501) harus menyiapkan comeback tahun depan juga, setelah goodbye stage mini album Rebirth.

Aku turun dari kereta dan berjalan pulang. Membuka pagar, mencari kunci rumah di dalam tas, dan membuka pintu, tentu saja. Aku membaca note yang ditulis Orang tuaku di atas meja. Hmm… note itu memberitahuku makanan ada di atas meja dapur. Aku tidak lapar, kuputuskan untuk tidur.

Aku masuk ke dalam kamar, dan langsung mengambil buku yang menganggur. Langsung membaca halaman yang kusuka. Tiba-tiba kamarku menjadi dingin, aku yakin sudah menghidupkan pemanasnya. Tiba-tiba pintu kamar yang sudah kututup rapat tebuka. dan hawa dingin menyeruak masuk. Mungkin angin? Ah tidak, angin tidak mungkin masuk ke rumah yang sudah ditutup. Hmm… aku mencari alasan yang bagus untuk diriku sendiri. Sial, tidak ada.

 

Heo Young Saeng POV end

 

 

……………….. POV

 

Seminggu aku mengikutinya. Aku rasa dia orang yang sedikit pendiam, atau pemalu? Entahlah. Aku sedang berada di stasiun seperti biasa diam-diam duduk di sebelahnya. Ia sedang mengambil gambar dengan handphonenya. Aku duduk tepat disebelah kirinya. Ia mengarahkan kameranya kedepannya dan mulai menjepret. Entah mengapa aku senang melihatnya. Aku tertawa seperti orang gila. Terkadang ada yeoja yang datang dan meminta tanda tangan dan berfoto bersama dengannya, suatu kebiasaan yang aneh menurutku. “Kami” tidak pernah melakukannya.

Kemudian dia mengarahkan kameranya di samping kanan dan menjepret. Ia melihat hasilnya. Kemudian melihat ke arahku dan langsung bangkit berdiri dengan tergesa-gesa masuk ke dalam kereta. Apa yang ia khawatirkan?

 

……………….. POV end

 

 

 

Heo Young Saeng POV

 

Kami (ss501) masih sibuk latihan disela-sela vacum kami. Aku pulang naik kereta lagi hari ini. Seperti biasa saat menunggu kereta aku mengambil beberapa gambar untuk menghilangkan rasa bosan. Aku mengarahkan kameraku kemanapun. Atas, bawah, belakang, kiri. Tapi saat aku mengarahkan kameraku ke kanan, kalian pasti tidak percaya apa yang ditangkap kameraku. Seorang perempuan duduk disampingku dan tersenyum ke arahku, padahal tidak ada siapa-siapa di sana. Pasti semua orang yang mengalami kejadian ini akan berbuat sama, yaitu pergi.

Mungkin aku sedikit paranoid, aku merasa diikuti.

 

Heo Young Saeng POV end

 

 

 

 

 

………………….. POV

 

Aku masih mengikutinya hingga hari ini. Aku berjalan tepat di belakangnya. Sepertinya ada hal yang sangat ia khawatirkan sekarang. Ada apa?

 

 

 

Keesokan harinya….

 

 

 

 

Park Jung Min POV

ss501 park jung min member cute laugh smirk

 

Hari ini kami (ss501 siapa lagi?) latihan di studio. Di pantulan cermin aku melihat Young Saeng hyung datang dengan membawa seorang perempuan memakai baju putih. Ah ada-ada saja, latihan kok membawa gadis? Memangnya mau kencan? Aku membalikan badanku menghadap Young Saeng hyung untuk sedikit menggodanya. Tapi gadis yang berpakaian putih tadi tidak ada. Lalu aku melihat ke cermin lagi untuk memastikan. Tidak ada. Mungkin aku salah lihat. Yah, menarik.

 

Jung min POV end

 

 

 

 

 

Heo Young Saeng POV

 

Aku sedang menyebrang sekarang. Di luar hujan . Setelah selesai latihan badanku jadi capek, pegaaaalll…. Dan hujan turun membuat badanku basah kuyup.

Saat aku melangkahkan kakiku. Sebuah mobil melaju dengan sangat cepat tepat di depanku. Tidak seperti di film-film biasanya gerakan seperti ini diperlambat. tapi kejadian ini berlangsung cepat. Mobil itu sudah sangat dekat denganku. hitungan inchi malah. Aku bisa saja tertabrak. Tapi ada tangan yang sangat dingin memegang tanganku. Kalau kalian membaca twilight, yang menyelamatkan Bella Swan adalah Edward, tangannya dingin (jelas saja Edward kan vampir). Tapi tentu saja di dunia normal seperti ini mana ada yang namanya vampir (apalagi berkeliaran), yang menyelamatkan nyawaku adalah yeoja berbaju putih yang tertangkap oleh kameraku. Aku melihat bayangannya di air yang tergenang. Dia berdiri tepat di depanku.

Tidak dipungkiri lagi, aku shock berat. Tubuhku membatu. Yeoja itu menarikku ke studio tadi. Aku tidak dapat melihat tangannya secara langsung. Bahkan melihatnya saja tidak. Ia terlihat sangat jelas di pantulan cermin. Rambutnya tersibak karena angin. Dia masih muda. Mungkin masih belasan, tapi bukan anak-anak.

Tidak mau bersikap tidak sopan aku berterimakasih, “Gamsahamnida, yeoja telah menyelamatkan nyawaku.” Dia tersenyum padaku, aku merinding tentu saja, tapi tetap membalas senyumannya “ah mian, boleh saya tahu siapa nama yeoja ini?”

Kemudian dia meletakkan tangannya di atas cermin lalu menuliskan “Park Rin Rin”. Oh namanya Park Rin Rin, aku menunduk bermaksud memberi salam. “aku Heo Young Saeng” ia menuliskan sesuatu lagi “aku sudah tahu” apa?! Jantungku tidak mau diajak kompromi. Tangan Yeoja tadi bergerak lagi, “maukah kau berteman denganku?” tulisnya. Aku ingat Casper, hantu yang berusaha mencari teman, aku tersenyum. Tidak mengerikan seperti yang di film-film, seperti hantu akan menulis dengan darah. Yeoja ini menulis dengan embun, terutama dia dingin sekali. Aku mengangguk “ne, tentu saja”. Kemudian dia tersenyum dan menghilang.

Spontan aku terduduk lemas. Apa ini mimpi?

 

 

………………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………….

 

 

 

Yeoja kemarin tidak main-main saat mengatakan untuk berteman denganku. Ia membangunkanku pagi ini dan mengikutiku. Berjaga-jaga aku membawa cermin. dan dia selalu mengikutiku. Aku menyerah lalu mulai mengajaknya mengobrol. Apa hal yang bagus untuk di perbincangkan dengan hantu? Aku mulai membicarakan cuaca yang bagus. Ia mengangguk kemudian tersenyum. Percakapannya terputus. Seperti berbicara dengan orang yang tidak bisa bicara.

Kemudian saat makan siang aku diam-diam memperkenalkan member SS501 yang lain ke yeoja itu. Sepertinya dia sudah tahu. Berbicara dengan manusia saja susah, apalagi dengan hantu.

 

Lalu aku duduk di taman untuk membaca novel. Aku memandang ke cermin dan melihat yeoja itu. Dia duduk di sebelah Hyun Joong hyung. Sepertinya hyung tidak menyadari keberadaan dia. Aku teringat lagi namanya Park Rin Rin, Park? Spotan aku melihat kearah Jungmin. Dia tahu aku melihatnya “Apa?” katanya mengajak ribut. “Tidak ada apa-apa.” kataku sambil seyum. Ia melihatku dengan pandangan curiga. Hahaha…

 

 

Di rumah aku masih membaca novel itu. “Apa yang Young Saeng oppa baca itu?”. Oh.. ternyata dia lebih muda dariku. Dia menuliskannya di cermin ruang keluargaku. “Ini novel.” “Apanya yang menarik?” Aku langsung menceritakan sinopsis dari novel tersebut. Dan berhenti ketika aku tahu aku sudah terlalu banyak bicara. Ia menulis lagi “bagian apa yang paling menarik” aku memang suka membaca. Jadi aku langsung menceritakan hal-hal yang menarik yang ada dalam novel tersebut. Tapi entah dari mana nyambungnya, aku sudah membeberkan bagaimana masalah datang ketika Jungmin dan Jun kalau sudah bertengkar. Aku menceritakannya sambil tertawa.

 

 

 

Aku sudah banyak berbicara dengan Yeoja ini. Aku diam kalau saat orang menganggapku aneh saat berbicara sendirian. Aku bisa bercerita banyak walaupun tanggapannya hanya senyuman, anggukan dan gelengan.

Mengobrol dengannya di sela-sela istirahat. Tidak terlalu sepi lagi sekarang. Suatu hari Kyu bertanya padaku mengapa aku bertindak aneh.

“Hyung ceritakan dong.” bujuknya untuk kesekian kali. “Apa yang harus kuceritakan?” jawabku mengelak. “Aku perhatikan hyung suka bicara sendiri dan senyum sendiri.” ternyata dia memperhatikan. “Hyung tidak gila kan?” katanya menatap mataku. “Enak saja, aku tidak gila.” aku tersinggung. “Jadi kenapa? Ceritakan, please?” aku berpikir untuk mengatakan hal yang sebenarnya. Tapi aku mengubah pikiranku. Nanti dia benar-benar menganggapku gila. Tidak akan ada yang percaya. “Tidak ada apa-apa sungguh. Kau berlebihan.” kataku mengakhiri pembicaraan.

 

Heo Young Saeng POV end

 

 

 

 

Kim Kyu Jong POV

ss501 kim kyu jong member cute handsome

 

Aku benar-benar penasaran dengan Young Saeng hyung. Tidak mungkin tidak ada apa-apa. Aku sekarang berniat untuk konsultasi dengan Jung Min (berlebihan).

“Ada apa?” kata Jungmin membenarkan kaca matanya yang sudah benar, berlagak seperti orang pintar.

“Jung min, kau tahu tidak kejadian aneh akhir-akhir ini?” kataku mendekatkan kepalaku kearahnya dan mengecilkan suaraku.

“Kejadian aneh apa?” kata Jun yang tiba-tiba datang membuat aku dan Jungmin kaget. “Heehh…” geram Jungmin dan memulai pertengkaran fisik mereka. “Hei sudah-sudah.” aku bermaksud melerai. Lalu Jungmin mendorong Jun pertanda pertengkaran mereka sudah selesai.

“Kejadian aneh apa tadi yang kau bilang, Kyu?” kata Jungmin penasaran. “Yah aku juga ingin tahu.” kata Jun mencondongkan badannya.

“Tentang….” aku mengecilkan suaraku “Young Saeng hyung” yang keluar bisikan. “mian aku tidak mendengarnya, tentang apa tadi?” kata Jun serius. “Kau tidak bisa mendengar, ya?” kata Jungmin kesal. “Tidak usah marah-marah, bilang saja tadi tentang apa.” balas Jun. “YOUNG SAENG HYUNG. DASAR BABO!!!” Jungmin berteriak. Mati aku. “SSSTT…. Omona.. Kecilkan suaramu.” kataku menegurnya. Aku melihat ke sekeliling. Untungnya Young Saeng hyung tidak ada di sini. “Mian” kata Jungmin menyesal.

“Ada apa dengan Young Saeng?” kata Hyun Joong hyung. Sepertinya pembicaraanku dengan Jungmin sudah bukan pembicaraan rahasia. Sekarang jadi Rahasia Umum.

“Begini apa kalian lihat Young Saeng hyung, akhir-akhir ini dia jadi aneh.” aku memulai pembicaraan. “maksudmu berbicara sendirian?” Jungmin mengiyakan. “dan senyum-senyum sendirian juga” Jun membenarkan. “Aku juga melihatnya selalu memegang cermin kemana-mana sih.” kata Hyun Joong hyung menerawang. “Dan dia juga berbicara, tersenyum sambil melihat cermin itu bukan?” kataku menjelaskan kecurigaanku selama ini.

“Kalian semua mau bilang kalau Young Saeng itu gila? Kejam sekali.” Hyun Joong hyung menatap kami bertiga tidak percaya. “Atau dia sedang jatuh cinta” kata Jun dengan gaya Mellow drama. “Masa jatuh cinta pada bayangan sendiri.” kata Hyun Joong hyung, “kecuali kalau Jungmin aku percaya. Hahaha…” Jun ikut tertawa. Tapi aku masih penasaran.

 

Kim Kyu Jong POV end

 

 

 

…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

 

 

*to be continued

 

Advertisements

About 501island

Hi, There! Just visit this fansite^^ fanfiction, news, and others.. let's play around

5 responses »

  1. Unie.SHINpö says:

    wah..author aku lg menjelajah nih… Tdiny ak emg ga gtu suka ma fanfic. Tp aku baca karya anda, bagus ! Bhasa yg digunakan tdk brlebhn. Suka..

  2. d'Tinta says:

    secara tidak sengaja aku menemukan ff ini. wow! suka! good job author! mengobati rasa rinduku pada oppa2 ss501. 🙂

  3. weseeeeh, pas di bilang si bulu langsung aku buka loh bul, sumpah keren kereen ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s