Author: Rahmafi3 (ottershimi)

Main Cast: Kim Hyung Jun (ss501)

Casts: Kim Han seul

Park Jung Min (ss501)

Cameo: Rain (Bi)

Genre: *surely i don’t know^^

Background song: Park Jung Min ‘Not Alone’

Kim Hyung Jun ‘Heaven’

Kim Hyung Jun POV

Kim Hyung Jun ss501 solo

Aku melaju secepat mungkin. meninggalkan jejak dari hanseul. aku sangat yakin dia tidak akan mengikutiku. tidak sekarang.

…..OOO^^^^OOO…..

“Aigoo..!” aku menghembuskan nafas berat. kemudian terkulai menghentikan mobilku entah dimana.

menekan-nekan kepalaku dengan sentuhan yang agak kasar. Mungkin aku harus kembali, andai saja aku tahu ini dimana. Aku mengeluarkan cincin dari sakuku. ‘Oh Ayolah KIM HYUNG JUN!!!” bentak diriku sendiri. ‘kau seorang namja kan??!!’ aku masih menyedihkan sampai ke tulang rusukku.

Aku masih bermimpi untuk memberikan cincin ini pada hanseul. yeoja chinguku. Bayangan berkelebat dalam ingatanku. Aku tidak tahu ini hanyalah prasangka atau kebenaran. Hanseul bersama YoungSaeng hyung, dan aku tidak bisa menerimanya. Alasan apapun yang sudah kupikirkan. Tidak ada yang masuk akal. aku menghentakkan kepalaku untuk kesekian kalinya.

“Babo!” bentakku lagi. Mungkin kalau ada seseorang disini aku akan dianggap gila.

heh.. aku harus pulang sekarang. Aku memerhatikan sekitar sejenak. bagus sekali…. Gelap. dan menyeramkan..

Glekk.. *menelan ludah

Mati aku.

Mungkin setidaknya aku harus menunggu pagi agar tahu aku sedang ada dimana sekarang. *tapi orang bodoh mana yang mau bermalam di tempat seperti ini?

Cincin itu bersinar. Aku membuka jendela mobilku lebar-lebar. memastikannya sekali lagi. Aku menjulurkan tanganku yang memegang cncin keluar. Dan cincin yang bertahtakan berlian itu bersinar.. membuat malam lebih mencekam..

Park Jung Min POV

Park Jung Min ss501 Solo Album

“Hoaaahhh!!!” aku mengaum *maksudku menguap, kemudian mengecek semua belanjaanku. aku baru saja membeli beberapa makanan fastfood yang hanya tinggal ku goreng atau ku rebus. Akhir-akhir ini aku malas memasak.

Aku duduk sebentar. memandangi langit. Dan seperti yang kuduga Tidak ada bintang di Seoul. *Seoul terlalu terang. kemudian tempat yang lebih gelap menarik perhatianku. sesuatu bersinar disana.

Kim Hyung Jun POV

Aku mulai berfikir tentang vampir atau semacamnya.

Glekk..

Entah ludah keberapa yang sudah kutelan untuk mengurangi kegugupanku. Tapi tetap saja..

Ah aku tidak mau menyimpan cincin ini lagi.. Tampaknya aku kena kutuk!!!

Ku lempar cincin itu dengan sekuat tenaga. *aku bahkan tidak tahu kemana arahnya.

TTTttaaKKKKkkk…. *suara cincin mengenai sesuatu

Apa itu??

GGHHHHhhhhOOOOAAAAAaaaahhhh!!!!!!! *suara aneh

AAAAAAAAaaaaaaa!!!!!!!!!!!! suaraku membelah keheningan. aku memacu mobilku sekuat tenaga. meninggalkan kegelapan.

Park Jung Min POV

Sesuatu yang bersinar di ujung sana terlihat berkilauan. aku memandanginya karena indah. kira-kira apa itu ya?? sepertinya ada di atas jembatan sana.

Sinar itu kecil. Hal yang membuatku bingung adalah… lama kelamaan sinar itu semakin besar. Seakan-akan datang padaku..

TTTtttaaAAAKKKKKkkkk!! *suara cincin mengenai kepala min

“AAiiiisshhh Jeongmal!!” seseorang melempar benda asing padaku.

“YYYYYYYYYAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriakku keras-keras. tapi tidak ada suara apapun yang terdengar. dasar sinting!!!

Aku mengelus-elus kepalaku yang tidak berdosa.

Sial. aku melihat sebuah kotak kayu yang berukir mengenai kepalaku. aku beruntung ujungnya tidak lancip. kalau lancip mungkin aku sudah mati *smirk

Aku membuka kotak itu. tampaknya kotak perhiasan. dan itu memang benar. Sebuah cincin pasangan ada didalamnya.

Mengambil salah satu diantaranya. Ini pasti punya yang wanita. Cincinnya manis, diatasnya terdapat sebuah berlian. berapa gram kira-kira? *mana ku tahu aku kan bukan tukang emas… TT TT

Cincin ini bertuliskan ‘H&H’ aku menebak-nebak.. H. pasti singkatan untuk sebuah nama? apa ya? Hyun Joong? Heo Young Saeng? Hye Rim? Hyun A? Hyung Jun? terlalu banyak nama dengan H didepannya. Ya sudahlah untuk apa kupikirkan..

Kim Hyung Jun POV

Aku mengendarai mobilku tidak tentu arah. Yang kuharapkan adalah jalan ini jalan yang lurus sampai aku menemukan tempat yang terang. walaupun lampu depan mobilku sudah meyala, tapi itu tidak dapat mengalahkan berjuta-juta asumsiku tentang kegelapan.

Aku membelalakkan mata. Sepertinya ada seorang Yeoja di depan sana.

Aku tidak tahu dia sedang apa. mungkin sedang menyeberang jalan. ia masih jauh. walaupun dia berjalan, tidak akan kutabrak.

Alih-alih berjalan, dia malah berhenti seperti sedang menungguku menabrakknya..

…………………………….BBBbbbRRRUuuuuuKKKKKKKKkkkkkkkkkkkkkk…………………………………………

*keesokan paginya

“Hyung Jun-ah!” teriak seorang namja di kupingku. keras sekali. tapi aku belum membuka mataku. aku sangat malas untuk melakukannya.

“Hyung Jun-ah! Bangun!” kata namja yang lain. Apakah semua orang sedang menontonku? Hahaha.. bagus sekali aku adalah bahan tontonan yang bagus.

“seharusnya kondisinya sudah baik.” kata seseorang namja yang lain, yang kuduga adalah dokter karena dia langsung dibubuhi banyak pertanyaan dari semua orang yang menontonku. Aku malas sekali mendengar mereka, sambil menutup mata aku membalikkan badanku menjadi telungkup.

“YA!! kau sudah bangun ya??” Jungmin langsung duduk diatasku kemudian menghancurkan rambutku. Tepatnya dia mengacak-acak rambutku sekarang.

“haaahh.. kau mau apa??” tanyaku padanya. membalikkan badan lagi. Dan melakukan kontak fisik padanya.. *bisa dibilang beberapa pukulan. tapi kakiku menghalangi.

“AAAraarrrgghh..” aku merintih.

“Waeyo?” Tanya jungmin tiba2 berdiri. Menyesal.

“ahhh.. aku tidak tahu.” aku membuka selimutku. dan mendapati kakiku di gips.

Aku melotot.

“kau tak apa?” Kyu mengkhawatirkanku. Jelas saja aku tidak ‘tidak apa’.

“Ohh. ayolah..” jungmin berusaha menenangkanku “kau tidak di amputasi atau semacamnya. kata dokter ini bisa dibuka kira-kira 1 bulan lagi.”

“Bagaimana dengan comeback kita?” tanyaku histeris.

“Kita bisa menundanya nanti” Kim Hyun Joong Hyung menenangkanku. Walaupun nada suaranya datar.

“kalau begitu aku harus pergi.” kemudian dokter pergi dari hadapan kami.

Rainism

“Hahahaha.. Sudah kubilang dokternya tampan.” Hyun Jung hyung terkikik-kikik mendengar perkataannya sendiri.

“Ya.. bagus sekali andaikan dia artis” tak kusangka kyu hyung berbinar melihat dokter tadi.. *padahal kukira aku salah lihat tadi.

“yang penting kau tidak apa-apa!!” Jungmin mulai mengacak-acak rambutku lagi diikuti member lain.

Tak kusangka akan seramai ini. Walaupun terkadang aku merinti dan sebagainya.

“Young Saeng hyung.. Kenapa kau tidak bilang?” Aku baru menyadari keberadaannya di seberang ruangan.

“Bilang apa?” tanyanya bingung.

“Itu.. ” aku menunjuk seorang yeoja yang tepat di sampingnya. “pacarmu?”

Semua tawa terhenti. Ruanganku Hening sekarang. Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi. tapi sepertinya semua orang terlihat kaget. Bahkan yeoja itu sepertinya kaget mendengar ucapanku.

“Hyung Jun-ah.. Masa kau tidak ingat pada…” Jungmin angkat bicara tapi kyu hyung menahannya.

“Sebentar.. kau kenapa?” tanya kyu.

Aku tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan. seperti aku sedang tidak ‘tidak apa-apa’. padahal aku merasa baik-baik saja. *yah kecuali kakiku.

“Oh.. Kenapa kakiku??” tanyaku mengalihkan pembicaraan. tapi tampaknya tidak ada yang mau dialihkan.

“Lihat dia baik-baik!” Young Saeng hyung angkat bicara. “Menurutmu siapa dia!” Tunjuk Young Saeng hyung pada yeoja yang tidak ku kenal.

“Panggil dokter!” teriak Jung Min.

*TBC

 

Author: mian karena suda hiatus selama 1 bulan penuh.. *PLaakkk bisa dibilang lebih ya?? pokokny miaannn^^ hehehe..

Advertisements

About 501island

Hi, There! Just visit this fansite^^ fanfiction, news, and others.. let's play around

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s