Author: Rahmafi3 (ottershimi)

Main Cast: Park Jung Min (ss501)

Casts: Seung Won

Kim Kyu Jong (ss501)

Kim Hyung Jun (ss501)

Genre: comedy

Park Jung Min POV

park jung min ss501 solo album

Kyu mengangkat teleponnya!!! Hatiku berteriak sangking girangnya.

“Yeobosoyo?”Tanya kyu dari seberang sana.

Aku mengangguk-angguk pada seung won. Menyuruhnya untuk bicara.

“Ne. apakah ini Kim Kyu Jong?” Seung won memastikan.

“Ye.. Waeyo??” sepertinya kyu masih bingung karena ini nomor seseorang yang tidak dikenalnya.

Seung won tidak mengatakan apa-apa.

“Baiklah.. aku akan menutup telepon.” Kata kyu dan membuatku kesal. Aku mencubit seung won.

“JUNG MIN-AHH!!!” teriaknya refleks.

“wae?? Ada apa dengan jungmin?? Kau kenal dia?”

“nde…”

TTIIITTT..TTTIIITT…

Teleponnya terputus.

”WAE???” aku menyalahkan seung won.

Kami sama-sama kesal. Di saat sepenting ini hp seung won mati.. *tepatnya lowbat.

Sial.

“jadi sekarang bagaimana?” hari sudah gelap. Seung won khawatir. Mungkin aku harus memulangkannya segera.

………..OOO^^^^OOO………

”apakah kau tidak apa-apa?” tanyanya menghadapku. Tapi aku membelakanginya. Kami berada dalam bus sekarang. Untungnya kami masih keburu untuk menaiki bis terakhir malam ini.

”……..” aku tidak menjawab. Aku sudah membuka mulutku hendak berbicara. Tapi tidak ada apapun yang keluar.

*esok harinya.

”bangun..” bisik seung won. Aku tidur di atas sofa. *tentu saja mana mungkin aku tidur di tempat tidur.

”mwo??” tanyaku. Tidak ingin diganggu. Ini masih pagi sekali.

”tidak maukah kau bersiap-siap atau apa?” seung won masih berniat membangunkanku. Dan aku benar-benar tidak ingin bangun. Alhasil aku mengabaikannya dalam beberapa jam. Memuaskan rasa kantuk dan lelahku karena semalam.

”HHooaaaAAAAAAaaaaahhhHHHHHHHH!!” aku menguap keras.

”Aaaiishhh.. malah kau yang lama bangun.” katanya merasa tidak percaya. Memangnya kenapa kalau aku lama bangun.

”kitakan bisa menelefon temanmu yang kemarin. Lihat ini..” dia menunjukkan hp miliknya.

”sudah tidak lowbat lagi.” Aku lagsung merampas hp nya dan melihat daftar panggilan dan langsung memanggil nomor terakhir.

”dasar tidak sabaran.” cetus seung won dan kusambut dengan senyuman.

”yeobosoyo?” seperti yang kuduga kyu mengangkat hp nya lagi.

”maaf mengganggu. Aku orang yang kemarin.” seungwon menjelaskan. Kemudian mereka bercakap-cakap.

…………

”kau menulis apa?” tanyaku. Seungwon seperti menuliskan sebuah alamat.

”dia menyuruhku datang. Mungkin untuk menjelaskan sesuatu. Kau ikut?” tanyanya. Dan sudah jelas jawabannya.

”tentu saja aku ikut!”

…………….

kim kyu jong ss501 never ending love

Kim Kyu Jong POV

Aku menyuruh seseorang *yang kelihatannya seorang yeoja untuk datang ke rumahku. Entah kenapa aku merasa ini ada hubungannya dengan jungmin.

Ting..Tong.. *bel

Aku pergi membukakan pintu dan mendapati seorang yeoja disana.

”silahkan masuk.” kataku dengan senyum kemudian mempersilahkannya untuk duduk.

”bagaimana kau bisa kenal dengan jungmin kami?” tanyaku penasaran.

”hmm..” dia tampaknya berpikir untuk memberitahu yang sebenarnya atau tidak.

”aku bertemu dengannya di sekolah.”

”sekolah?”

”iya.. sekolahku. Tiba-tiba saja ada orang yang tersungkur disana.” katanya sambil tertawa. Tentu saja aku ikut tersenyum. Tapi dia malah seperti sedang bertengkar dengan seseorang yang tidak dapat kulihat.

”kau tahu. Saat kau disini aku merasa seperti jungmin juga ada di sini.” kataku, dan yeoja ini tersenyum.

”boleh aku tahu namamu?”

”seung won.” dia berpikir lagi, atau mungkin sedang mendengarkan seseorang.

”boleh aku tahu bagaimana jung min menghilang?”

”ehm.. suatu malam eomma jungmin menyadari bahwa jungmin tidak ada di rumah. Kemudian dia memanggil kami berempat, hyun jung hyung, young saeng hyung, aku dan jun. Tapi kami semua tidak tahu dmana ia berada sekarang.” aku menerawang. ”setelah itu eomma jungmin tiada henti menangis. Kukira begtu. Tapi setelah rumah mereka terbakar. Aku tidak tahu lagi kabar selanjutnya.” kataku ragu-ragu. Seung won ini seperti sedih melihat seseorang.

Setelah berbincang-bincang cukup lama dengannya, kemudian dia pulang.

…………OOO^^^^OOO………..

Seung Won POV

”ya sudahlah.” jung min terkulai lesu di tempat pertama kali kami bertemu. Tepatnya di dekat sebuat pohon taman sekolah.

”kau menyerah?” tanyaku. Wajahya benar-benar menyedihkan sekarang.

”ya. Aku menyerah.” sejujurnya. Aku sangat-sangat ingin menolongnya. Tapi bagaimana caranya? Kemudian aku teringat pada benda yang aku bawa semalam.

”aku rasa ini bisa membantu.” aku mengeluarkan seluruh isi di dalam tasku.

”apa?? Kosmetik?” leceh jungmin padaku. Aku menahan kesalku sedikit.

”bukan dasar Babo!” kemudian aku meletakkan beberapa serpihan kaca besar-besar di hadapannya.

”darimana kau mendapatkan ini?” jung min pasti sudah mulai bisa menebak apa yang kumaksud.

”ini.. dari rumahmu semalam. Kau bilang kau datang kemari dengan cermin kan. Mungkin kau bisa kembali dengan cermin juga.” kataku.

Dan aku yakin ini adalah gagasan yang bagus. Aku mengambil sebuah batu. Kemudian mulai menggambar lingkaran yang besar. Jungmin hanya memerhatikan tindakanku. Kemudian aku menggambar sebuah bintang dan bulan sabit di dalam lingkaran itu.

”sini pecahan kacanya.” ia menyerahkan pecahan kaca itu padaku. Aku menempatkannya pada setiap sudut yang kugambar. Satu demi satu kilauan cermin itu mulai muncul.

”masuklah ke dalamnya.” aku menyuruh jungmin. Seperti yang sudah kuduga.. jungmin melangkahkan kakinya masuk dan angin bertiup kencang. Pohon di samping kami serasa mau tumbang. Jungmin menutup matanya yang terkena debu yang berterbangan dimana-mana. Matahari menghilang ditutupi oleh awan. Gelap sekali. Serasa akan ada badai yang datang. Sekarang jungmin sudah berada tepat di tengah lingkaran dan bintang.

”Jaga dirimu bak-baik!” aku setengah berteriak. Suaraku tidak terdengar karena angin yang bertiup sangat keras. Jungmin hanya membalas dengan senyuman. Kemudian tubuhnya bersinar amat menyilaukan bahkan mataku tidak tega untuk membuka.

………………………

…………..

……….OOO^^^^OOO……..

Park Jung Min POV

”Ya! Kenapa kau tertidur?” jun mengguncang badanku.

”Aaaiiisshhhhhhhh!!!” bentakku.

”siapa yang tidur. Kalian tega sekali!” kataku menatap mereka lekat-lekat.

”tega apanya?” tanya jun. Pasti dia merasa bersalah.

”Kalian tidak menjawab teleponnya!” jelas-jelas itu yang paling membuatku sedih.

”telepon apa?” jun mengangkat bahunya. Bahkan member lain tidak mengerti apa maksudku.

”apakah kau bermimpi buruk?” tanya young saeng. Barulah aku menyadari aku dimana. Aku nyaris saja berkaca-kaca. Aku benar-benar merindukan mereka. Kyu terlihat sangat bingung. Aku masih berterima kasih padanya.

kim hyung jun ss501 cafein

Aku berada pada situasi yang sama saat semua ini berawal.

”Jungmin. Kau tidak boleh berkaca lagi.” kata hyun joong.

”yah.. kata mitos..” kata jun dan  aku memotong kalimat jun.

”seseorang dapat ditarik ke dalam cermin?? Aku sudah mendengarnya. Terima kasih.” aku melihat ke bawah. Semua orang mungkin merasa aku sangat gila.

”apakah mimpimu benar-benar buruk?” kyu memerdulikanku. Seperti biasanya. Aku yakin ini bukan mimpi. Badanku yang pegal-pegal, kurang tidur, dan otakku yang telah keras berpikir berkata lain. Dan aku tahu bahwa aku tidak bermimpi.

…………..OOO^^^OOO…………

”jungmin! Ayo makan!” seru eommaku menyuruhku untuk makan malam. Begitu sampai di rumah. Aku langsung mencopot cermin besar di sebelah kamarku. Dan meletakkannya di gudang. Eommaku benar-benar bingung. *karena aku sangat mencintai cermin. Tapi atas semua yang terjadi, sekarang tidak ada lagi kata cermin dalam kamusku.

Aku duduk berhadap-hadapan dengan eommaku.

”ehmm.. eomma. Bagaimana kalau kita pindah saja.” kataku.

Dan akhirnya kami sudah selesai pindah dalam 3 hari.

………..

Setiap kali hp ku lowbat. Aku teringat pada seung won. Terkadang aku tersenyum dan terkadang aku sedih mengingatnya. aku sedikit merindukannya.

”Jungmin! Angkat yang itu!” kami masih menyusun barang-barang. Ini adalah barang yang terakhir.ahh.. harusnya aku meyewa orang saja. badanku seperti remuk semua TT TT

”Oohh.. anda repot sekali datang kemari.” ummaku mengobrol dengan orang di depan pintu. Mungkin tetangga.

”wah-wah siapa ini?” Tidak ingin mendengar percakapan mereka. Aku langsung meluncur ke kamarku. Tapi ummaku menghentikanku. ”Min-ssi. Kemari! Lihat tetangga kita.” aku benar-benar malas bergerak.

Aku langsung menyunggingkan senyum profesionalku. Tentu saja senyum palsuku.

Tapi senyumku berganti dengan keterkejutan.

”OohHH.. Seung won-ah???” aku terkejut. Itu adalah dia. Dan tampaknya dia juga tidak melupakan aku.

”OohHH.. Jung Min??”kami saling menunjuk satu sama lain.

*the end

Advertisements

About 501island

Hi, There! Just visit this fansite^^ fanfiction, news, and others.. let's play around

One response »

  1. INSPIRIT says:

    MANAAAAAAAAAAAAAAAA MINE KU DULUUUUUUUUUUUUU!???????????????????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s