Author: Rahmafi3 (ottershimi)

Main Cast: Kim Kyu Jong (ss501)

Casts: U (bayangkan cast wanita adalah kamu^^)

Kim Hyung Jun (ss501)

Park Jung Min (ss501)

Cameo: Uee (after school)

Gyuri (KARA)

Genre: school romance

U POV

*flashback

Pada hari kelulusan yang sudah lama aku tunggu-tunggu. Aku akan menyatakan cintaku pada teman seangkatanku. Walaupun kami tidak pernah bertemu sebelumnya tapi aku menyukainya pada pandangan pertama saat masuk sekolah.

“a-a-aku…” kataku terbata-bata.

Kim Kyu Jong berdiri tepat di hadapanku. Dia melipat kedua tangannya dengan sangat bagus. Bahkan aku tak sanggup melihat wajahnya. Kakiku membeku dan mulutku terkunci rapat. Dia menungguku bicara lagi. tapi tidak ada yang keluar dari mulutku.

“maaf, kalau kau sudah tahu apa yang hendak kau katakan. Kau bisa menemuiku lagi nanti.” dia hendak melangkahkan kakinya pergi. Spontan aku langsung memegang tangannya.

“Aku menyukaimu!” kataku berurai air mata. Aku memang tidak punya harapan apapun. Tapi aku ingin mengungkapkannya. Dia menatapku sebentar. Aku tidak bisa membaca ekspresinya, entah apa yang ada dalam pikirannya sekarang.

“maaf” katanya kemudian, “aku tidak punya waktu untuk pacaran.” lalu dia menghempaskan tanganku kemudian pergi berlalu.

kim kyu jong ss501 goong

……….OOO^^OOO………

“aku akan menyatakan perasaanku!” kata temanku bersemangat. Dia menyukai teman seangkatan kami tetapi berbeda kelas.

“apa kau yakin akan di terima?” kataku ketus pada temanku. Gyuri.

“hiks.. kau ini kenapa sih??” gyuri tidak menerima omonganku. Aku langsung kesal kalau sudah membicarakan hal ini.

“harusnya kau mendukung teman kita ini.” ungkap temanku yang satu lagi, uee.

“saat hari kelulusan adalah saat yang paling baik!” mata gyuri berbinar. “karena disaat dia menolakmu, kau tidak akan pernah bertemu dengan dia lagi.” dia menutup pidatonya dengan gaya yang berlebihan.

‘Siapa bilang tidak akan bertemu lagi.’ aku berkata pada idriku sendiri, kemudian melihat ke seberang ruangan. Di situlah Kyu duduk. tengah berbicara kepada kedua temannya, setiap melihatnya hatiku serasa teriris. Tapi selama tiga tahun terakhir ini dia berlagak seperti tidak terjadi apa-apa saat acara kelulusan dulu.

‘Kurasa dia mungkin sudah melupakannya.’ kataku ketus pada diriku sendiri dalam hati. Mungkin aku bisa membunuh seseorang nanti.. TT TT

Masih memandangi Kyu. Aku menikmati setiap senyuman yang terpancar dari dalam dirinya. Entah kenapa perasaan ini tidak bisa hilang. Akupun memalingkan wajah.

“wuaahh.. wajahmu memerah!” ledek uee di sampingku.

…….OOO^^^OOO……

“YA!!! KEMARI KALIAN!! DASAR NAKAL!” seonsaengnim berteriak-teriak kepada 3 murid yang terkenal cukup nakal di sekolah kami. Park Jung Min, Kim Hyung Jun, dan salah seorang dari mereka adalah Kim Kyu Jong.

Dan mereka sedang menyeberangi ruangan kelas. Tidak memerdulikan seonsaengnim. Mereka membuka jendela kelas lebar-lebar, kemudian melompat. *kelas kami di lantai dua.. hebat juga mereka.

Dan semua orang sependapat denganku. “keren!!” teriak para yeoja, bahkan namja kelas inipun menganggap ini keren.

“Tenang semuanya!” seonsaengnim mulai marah lagi.

Aku mendongak untuk melihat mereka yang pergi. Keberuntunganku adalah melihat senyuman Kyu Jong. Dan tanpa kusangka dia menoleh keatas dan membentuk V sign. O.o

……………..

“AAaaiisssshhh.. babo!” aku mengatai diriku sendiri. Ruangan kelas kami terkunci rapi. Aku tahu kami ada pelajaran yang mengharuskan untuk pindah ruangan kelas. Dan sialnya aku terlambat masuk kelas untuk mengetahui apa yang terjadi.

‘bodoh_bodoh_bodoh!!’..

……SSSSSSsssssssssSSSSHhhhhhhhhhhhhHHHHH……. *suara angin

Ada sesuatu yang barusan melewatiku. Apa itu?

Aku memungut sebuah pesawat dari kertas. Benda ini yang tadi melewati samping kepalaku.

Dari mana datangnya?? Aku membuka kertas itu, sepertinya ada yang tertulis di dalamnya.

YAhhh.. padahal aku sudah berharap seperti yang ada di film-film. Ada sesuatu yang tertulis diatasnya, ternyata tidak ada TT TT

>>>suara bisikan dari tangga>>>

Pertama aku berpikir itu suara hantu atau apa. Tapi aku yakin itu suara Kyu, Min, dan Jun. mereka bersembunyi di balik tangga.

“Jadi bagaimana kalau begini saja?” suara yang kudengar tidak salah lagi. Itu kyu!

“Wah.. Itu bagus juga!” dan suara yang familiar itu suara jun.

“Tapi kupikir, kalau hanya kita bertiga. Bukankah ini cukup sulit?” Jungmin memotong semangat mereka.

Apa-apakah mereka akan berkelahi??? *diam-diam aku menguping mereka

“yah.. itu benar, itulah maslahnya.” tiba-tiba kyu berdiri sambil memegang salah satu pesawat kertas ditangannya. Mata kami bertemu. Tahulah dia aku menguping pembicaraan mereka.

Kami berdua membeku.

Tampaknya aku ahrus berbicara sekarang. “tampaknya kau menjatuhkan ini.” kataku seraya menjulurkan pesawat kertas yang tidak mungkin di jangkau kyu, karena dia ada di lantai dua. Tampaknya tiga orang ini sedang membolos.

“APA KAU MENDENGAR PEMBICARAAN KAMI???!!!” jungmin langsung berteriak setelah dia berdiri dan melihatku. Teriakannya hampir membuatku tersungkur.

“su-su-sungguh aku tidak mendengar apapun!!! Aku hanya mendengar kata ‘bertempur’.” kataku mengklarifikasi, tapi tampaknya mereka tidak percaya dan malah seperti kebakaran jenggot.

“AHH.. DIA BENAR-BENAR MENDENGARNYA!!” teriak jun. Dan membuatku semakin panik.

“Apa yang harus kita lakukan sekarang?” tanya jun *aku tidak tahu ditujukan pada siapa.

“karena dia mendengar semuanya..” kyu dan jungmin saling menatap. Membuatku keringat dingin, apa yang mereka pikirkan?? Aura yang menyeramkan..

“baiklah.. aku tahu.” jungmin menyela. “karena dia sudah mendengarnya, kita jadikan saja dia budak kita, dan mengabdi kepada kita bertiga seumur hidupnya.”

GLEEEKKKK…

Aku langsung membalikkan badan dan berlari menuruni tangga.

“Lihat dia kabur!” teriak jun dari belakang.

“Kkaja! Cepat tangkap dia!” semangat jungmin membara.

“Berhenti!” perintah kyu, spontan aku langsung berhenti di tempat. Nah, bodohnya mereka adalah.. Kaki mereka yang panjang membuat mereka berada di depanku sekarang *entah mereka lupa mengerem atau semacamnya. Tampaknya bukan mereka yang mengejarku, seperti aku yang mengejar mereka kkk :p

…………………….

‘Tidak mungkin’.

“apa?” aku bertanya, lagi dan lagi. “melemparkan pesawat kertas dari atap?? Saat upacara kelulusan??” sejujurnya mereka benar-benar mencari masalah. Apa mereka sudah gila??

“Yah.. Begitulah rencananya ^^ jadi kau tidak menguping semua pembicaraan kami??” jun menatapku dengan penuh senyuman. Sementara jungmin menyiksa kyu di belakang kami.

“Hahaha!! Tadinya kami berpikir untuk menerbangkan pesawat yang sebenarnya!! Hahaha!” tawanya keras sekali. “Tapi kami tak punya uang untuk membeli pesawat sungguhan.” kemudian mereka tertawa terbahak bersama. *tak kusangka ternyata aslinya kyu seperti ini.. TT TT

“ehmm.. yaa.. ” wajahku berubah masam, *Illfeel..

“Tapi mungkin rencana kita sudah berantakan.. ada yang sudah mengetahuinya.” jungmin memasan tampang tak berdaya.

“Dengan kata lain. Rahasia ini sudah bocor.” Jun menimpali. Oh Tuhan aku sudah tidak tahan lagi.

“Ba-baiklah.. aku akan membantu kalian.” setelah aku mengatakannya dan melihat mereka bertiga tersenyum, aku langsung menyesali ucapanku.

“Nah kalau begitu maslah sudah teratasi!!” kata kyu mantap. “Kau!” dia menunjukku, “akan menjadi mata-mata kami.”

‘mata-mata??’

“Seorang mata-mata untuk melihat wilayah musuh!” terangnya lagi.

……………………….

“Nah kami akan meninggalkanmu disini.” perkataan siapa lagi yang sekeji ini kalau bukan jungmin.

“selamat berjuang.” kyu menyemangatiku. “dapatkan informasi penting”, tapi kata-kata ujungnya ini juga.. TT TT

Mereka meninggalkanku. Benar-benar meninggalkanku!

‘Hufft’..

Sejujurnya aku tidak mau lagi bertemu dengan kyu.

Tidak ingin mendekat lagi padanya.

Sekelas saja.. Itu sudah cukup.

Kalau ini berlanjut… Aku akan menyukainya lagi… Semakin menyukainya..

Kemudian aku akan kalah.. dari perasaan ini.

“Kerja bagus!” kalimat seonsaengnimlah yang membuatku terbangun dari lamunanku. Cepat-cepat aku bersembunyi dari mereka semua.

“Ini daftar acara pada hari kelulusan.” seseorang meletakkannya di sudut meja. Apalagi?? Aku langsung menjulurkan tanganku dan mengambil kertas itu :p

Aku beranjak pergi. Tapi obrolan para seonsaengnim menghentikanku.

“Kita harus berjaga-jaga. Tampaknya 3 anak nakal itu akan melakukan sesuatu.” pikiranku langsung melayang ke Kyu, Min, dan Jun. “mungkin mereka sudah memulai rencana mereka!”. Ahh.. aku tidak mau dengar lagi, aku akan keluar dari sini.

…………………………

“Kerjamu bagus sekali!” Kyu memujiku, bahkan min dan jun tampaknya setuju. “bahkan ada keterangannya. Mereka menjaga setiap sudut sekolah!” kyu menambahkan.

“Kalian ini kenapa?” aku to the point.

“Kenapa apa?” kyu.

“Kalian berbuat seperti ini??” aku merasa mereka kurang.. “Sebenarnya kalian sangat menyukai seonsaengnim di sini kan? makanya kalian terus saja membuat masalah bahkan pada hari kelulusan. Agar mereka tidak melupakan kalian kan?”, jujur sepertinya mereka kurang kasih sayang.

“Dasar bodoh. Bukan itu alasannya.” kyu tersenyum padaku, dan itu manis sekali.

“A-ahh bukan?” kuharap wajahku tidak memerah sekarang.

“tentu saja bukan”, jungmin menambahkan. “Ini bukan kami kekurangan kasih sayang atau semacamnya.” sepertinya jungmin

ss501 park jung min0403

“Tapi.. agar kami tetap mengingat diri kami yang sekarang di masa depan.” Kyu angkat bicara.

“Biarkan aku ikut!”

“hahaha.. iya-iya!” menyenangkan sekali tertawa bersama mereka.

“ayo pikirkan lagi tentang pesawat kertasnya!” jun mengingatkan kami lagi.”kalau kita mau pesawat itu meluncur ke bawah.. kita harus menggunakan kertas yang banyak!!”

“tentu saja dasar bodoh!” jungmin tampaknya memulai pertengkaran dengan jun.

“kalau begitu.. tidak bisa dengan kertas biasa..” kyu berfikir.

Aku mendapat sebuah ide.

“bagaimana kalau kertas LJK??” tentu saja aku suka warna LJK yang berwarna hijau.

“Ah itu benar!!” mereka bertiga berpikiran sama denganku.

“Saat kertas-kertas ujian yang sudah kita hadapi selama tiga tahun ini!! dan kemudian kita luluskan juga mereka pada hari kelulusan!!” jun dan jungmin kemudian tertawa bersama.

“masalahnya!! bagaimana kita mengumpulkan kertas-kertas LJK tapi tidak membuat para seonsaengnim curiga.” kyu memberikan masalah yang lain lagi.

“serahkan pada kami.” jungmin dan jun langsung kompak.

Aku dan kyu membiarkan mereka mencari kertas itu. Kami mengintip mereka dari kejauhan.

“YA!! kau dengar apa kataku tidak??” kata jungmin berteriak pada seorang murid.

“Berikan kertas ujianmu yang baru saja dibagikan seonsaengnim. Sini kemarikan!!” tambah jun memaksa.

ss501 kim hyung jun

Dasar Babo!!! aku dan kyu keluar dari tempat persembunyian kemudian menarik mereka berdua.

“Aaahhh..” aku mengeluarkan nafas berat. mereka tidak bisa diharapkan.

“Aku saja yang pergi mencari kertas-kertas itu.” kemudian aku langsung pergi. ‘Tak kusangka dia adalah yeoja seperti itu selama ini.’ kudengar bisikan mereka bertiga dari belakang. Membuatku tersenyum.

……….OOO^^OOO………

Kyu Jong POV

“Lihat dia.. tidur seperti anjing.” Aku kebetulan lewat kelas kami sebelum pulang. Aku yakin suara sadis ini adalah suara gyuri.

“hei.. kita sudah pulang bangunlah.” Dan suara yang lainnya adalah suara uee.

“tampaknya kau lelah sekali akhir-akhir ini. Wae?”

“Aahh.. aku tidak tahu apakah harus memberitahu ini pada kalian atau tidak”. Gyuri dan uee penasaran.

Kemudian mereka berbisik-bisik. Aku tidak dapat mendengarnya.

“MWO???” uee berteriak dari dalam.

“biasanya kau pasti mengatakan sesuatu seperti “tidak menarik”, “membosankan dan semacamnya” gyuri..

“Tapi aku sudah tidak merasa ini bukan sesuatu yang tidak penting.” Aku mendengar suaranya lagi. Suaramu.

…….

“maaf aku tahu kalian pasti lelah. Tapi kita harus menyelesaikan ini secepatnya.” Dia menepati janjinya membawa kertas LJK. Aku tidak tahu entah darimana dia bisa mendapat kertas sebanyak ini.

Sedangkan kami bertiga, aku, jun, dan jungmin sudah terdampar tidak berdaya. Sudah dua hari tangan kami bekerja untuk membuat pesawat kertas.

“Tak kusangka kau sehebat ini.” Kemudian aku tersenyum kearahmu.

“…” dia hendak mengatakan sesuatu. Tetapi tidak jadi. Kemudian dia menutup mulutnya.

Aku tersenyum. “Gamsahamnida” kataku tulus. Dia sudah banyak membantu kami.

“Jujur saja tadinya aku tidak tahu kalau kau akan membantu kami sebanyak ini. Gamsahamnida” aku tersenyum lagi.

“a—aniyo” dia tampak malu. Membuatku malu juga

………….OOO^^OOO……….

U POV

Kyu memandangiku!!

OMO!! Aku yakin wajahku pasti memerah sekarang.

BBBbbRRRAAAAaaaaaaKKKKKKkkkkkkkk….. *pintu terbuka

“apa yang sedang kalian lakukan disini??” seonsaengnim datang. Dan tidak kusangka dua orang dibelakangnya. Uee dan gyuri.

Sementara para seonsaengnim menangkap kyu, jungmin, dan jun. Gyuri dan uee menghampiriku.

“mian.. maafkan kami. Kami harus melakukan ini.” Aku tidak memperdulikan mereka dan tetap menatap kyu.

……………

*hari kelulusan

‘bagus.. tidak ada hari bahagia di kamusku.’ Aku berbisik pelan.

“kau bilang apa?” tanya gyuri disebelahku. Aku hanya menjawabnya dengan gelengan.

Aku sudah melihat kesekeliling berkali-kali. Tapi 3 orang yang kutunggu tidak ada disini.

‘Yeah.. aku dengar kyu, jungmin, dan jun dilarang datang ke acara ini.’ Aku mendengar bisikan gyuri dan uee. Sekarang bahkan mereka tidak membiarkanku tahu tentang cerita apapun.

Terserahlah.

Aku berlari meninggalkan auditorium sekolah dan berlari ke atap sekolah. Walaupun mereka tidak ada. Aku bisa mengerjakan ini sendirian. Aku akan meneruskan perjuangan kami.

Dan kemudian tidak akan sia-sia.

“YA! Kau mau kemana?” aku mendengar suara gyuri di tengah-tengah keributan.

..

Aku menerbangkan 10 pesawat pertama.

“Dasar bodoh.” Terdengar suara yang tidak asing. Aku menoleh ke belakang. Mereka bertiga ada di sini.

Jungmin dan jun menghidupkan kembang api yang besar. Tak lupa mereka memasukkan pesawat kertas didalamnya. Aku tidak tahu bagaimana cara mereka melakukannya. Bahkan pesawat kertas itu tidak terbakar.

“kami sudah tahu cara yang lebih baik.” Kyu tersenyum kemudian menyerahkan korek api padaku. Kami dapat menerbangkan berpuluh-puluh pesawat lebih.

Seperti rencana. Semua orang yang berada dalam auditorium keluar.. dan kemudian menonton pesawat kertas yang kami terbangkan.

“mereka menonton!” seruku gembira. Kami semua gembira.

Tidak sedikit dari mereka yang membuka kertas LJK itu. Dan menertawakan nilai-nilai jelek didalamnya.

………..OOO^^OOO……….

Aku adalah seorang pembohong besar kalau mengatakan kami tidak ditangkap oleh seonsaengnim saat itu. Kkk. Bahkan kami dimarahi habis-habisan.

Yang membuatku lega hanyalah satu.

Aku mengulang menyatakan perasaan kepada kyu pada hari itu. Entah dia menerima atau tidak. Itu sangat menegangkan.

Sebuah pesawat kertas membangunkanku dari lamunanku.

“kenapa kau melamun lagi?” kyu tersenyum dihadapanku. Ya benar. Dia menerima pernyataan cintaku pada saat itu.

Dia mencium keningku kemudian memelukku.

*the end

 

Author: Tx karena uda mw repot2 baca.. wakakak ^^ saya memang suka cerita yg oneshot. Jd jgn marah y readers yg suka FF yg byk partny^^ kkk. Mdh2an kalian suka FF yg tak seberapa ini 😥 hiks.. Gomawo!

Advertisements

About 501island

Hi, There! Just visit this fansite^^ fanfiction, news, and others.. let's play around

3 responses »

  1. rara says:

    saya sukaaa 😀
    sering2 bikin oneshot ya ti..
    kalo bisa sering2 jg bikin tokoh utamanya ‘U’.. hahaha..

    kyuuuuuu~ (♥v♥ )

  2. cello13 says:

    kereeenn! Baru pertama ini baca epep ss501 hehehe xp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s